Keluaran 20:13

“Jangan membunuh!”

 

Ketika kita membaca Hukum Tuhan ke-6 ini , “Jangan membunuh”, kita semua menarik napas lega, “Setidaknya saja memelihara perintah ini!”

Tapi ingat, Yesus benar-benar mengangkat standar/tolok-ukur kita ketika Dia mengajarkan bahwa jika kita membenci terhadap orang lain itu adalah sama dengan membunuh. Aduh. Sekarang kita tidak ada  yang lolos dari sini.

Pembunuhan, baik fisik atau dalam hati kita, adalah masalah besar bagi Allah karena melanggar aturan dan perintahnya. Dia menciptakan semua orang dan hubungan seesama, dan Ia sendiri memiliki kendali atas hidup kita. Jika kita memelihara/mematuhi perintah pertama untuk tidak mempunyai ilah lain di hadapan Allah, maka kita tidak dapat menempatkan diri kita dalam posisi untuk mengambil nyawa siapapun.

Pembunuhan terjadi karena seseorang ingin mengubah situasi menurut keinginannya dengan menyingkirkan orang lain — baik secara fisik atau dengan menolak mereka dalam hati kita. Itulah namanya kita mencoba menjadi Tuhan dalam  kehidupan ini.

(Caesar Kalinowski, The Daily Bible Verse)

Epesus 2:22

“Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.”

Prinsip. Dibangun menjadi kediaman Allah di dalam Roh.

Aplikasi. Rasul Paulus menyamakan umat Allah sebagai tempat tinggal bagi Roh Allah. Ini bukan tempat yang dibuat dengan tangan manusia, tetapi oleh Roh Kudus sendiri. Dampak dari perubahan ini sangat besar.

Kita tidak harus menunggu untuk layanan gereja untuk mengalami Roh Allah. Allah siap untuk melakukan karyanya diantara kita dimana dua atau lebih orang berkumpul atas nama Tuhan.

(Dave Whitehead, the Daily Bible Verse)

Bilangan 11:16-17

16 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Kumpulkanlah di hadapan-Ku dari antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang, yang kauketahui menjadi tua-tua bangsa dan pengatur pasukannya, kemudian bawalah mereka ke Kemah Pertemuan, supaya mereka berdiri di sana bersama-sama dengan engkau.
17 Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi engkau seorang diri memikulnya.

Prinsip: Allah melengkapi orang-orang pilihannya dengan Roh-nya.
Aplikasi. Ini adalah hal yang baik bahwa Musa tidak menjadi bersikukuh ketika Allah ingin memberikan Roh yang sama yang diperolehnya kepada orang lain.

Sayangnya, kita banyak mendengar dewasa ini para pemimpin Kristen yang mengizinkan rasa tidak nyaman membuat mereka tidak memberdayakan orang-orang disekelilingnya

Tetapi ini bukan hati Tuhan. Visi Allah bagi bumi adalah memanggil banyak orang-orang yang diberdayakan oleh Roh-Nya. Berbahagialah para pemimpin yang tidak merasa terancam oleh orang-orang ini, tapi menjadi pemimpin yang bisa menyambut mereka dan memakai mereka untuk kemuliaan Allah.

(Dave Whitehead, the Daily Bible Verse)

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. – Roma 1: 16.

 

Prinsip: Pesan Injil adalah karya Allah dalam kuasa.

Aplikasi: Injil bukanlah kuasa sembarangan tetapi memiliki tujuan dan arah — melayani tujuan kekal Allah. Kristen harus berdiri kokoh dalam berita Injil. Pesan Injil sesuai untuk setiap generasi.

Apakah kita bangga akan Injil? Kita harus malu dengan diri kita. Mengapa sudut pandang budaya dan pandangan orang banyak sepertinya mengintimidasi kita? Ini adalah ketakutan opini publik. Ini seperti berlari dari bayang-bayang sendiri. Jika kita menyerahkan ketakutan kita pada kuasa Injil, gereja-gereja akan penuh dengan mereka yang mendekap Juruselamatnya. Sikap toleran terhadap eksklusivitas Injil akan menumpulkan dorongan ikut Kristus.

Kisah 4: 12 “
4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

(Dr. Grant C. Richison http://versebyversecommentary.com)

Kisah Para Rasul 8:12

“Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.”

Alkitab menceritakan kepada kita bahwa Allah menciptakan kita melalui Firman-Nya, sehingga seharusnya kita tidak heran bahwa Allah masih berbicara kepada kita melalui pemberitaan kabar baik tentang Kerajaan-Nya.

Ada begitu besar kuasa dalam kata-kata pemberitaan Firman-Nya yang dapat mengubah ketidakpercayaan menjadi percaya, mengubahkan kesetiaan dan pengabdian dari kegelapan menuju terang dan dapat mengubah seluruh hidup kita.

(Dave Whitehead, Pendeta Senior, The Daily Bible Verse)

“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” – Pil 3:13-14

 

Meskipun Anda telah dibentuk oleh masa lalu Anda, sesuatu yang lain dapat membentuk masa depan Anda.

Masa lalu Rasul Paulus adalah terlibat dalam penganiayaan orang-orang Kristen pertama, namun ia tidak melihat itu sebagai halangan untuk panggilannya. Apapun itu, kehidupan Paulus adalah bukti bahwa Allah dapat menggunakan siapa pun.

Jadi jangan biarkan kesalahan masa lalu Anda menghalangi Anda dari terus maju depan. Panggilan sorgawi dalam Kristus Yesus memanggil Anda untuk melupakan apa yang telah di belakang Anda dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapan Anda.

“Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.” – 1 Yoh 3:9

Kehidupan yang diubahkan oleh Tuhan memiliki sikap baru terhadap dosa. Apa yang dulunya suatu hal yang dipandang biasa/normal sekarang menjadi sumber ketidaknyamanan bathin, karena Roh Allah membawa keyakinan akan dosa pada hati kita dan mengubah kita.

Jadi keyakinan akan dosa adalah tidak membawa malu, tapi merubah, karena Roh Allah yang setia membimbing kita dari sifat lama kita kepada realitas baru kita.

Kita tidak sendiri dalam perjuangan kita melawan dosa – Tuhan sendiri setia memimpin kita.

(Dave Whitehead, Pendeta Senior,  The Daily Bible Verse)

Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita. – Mazmur 20:8

Kereta dan kuda adalah tanda-tanda kekuatan di zaman kuno, sehingga pemazmur memperhadapkan dimana para pengikut Tuhan mendapatkan kekuatan mereka versus jalan lain untuk kekuasaan/kekuatan.

Salah satu masalah dengan kuda dan kereta adalah bahwa akan selalu ada kereta yang lebih cepat dan kuda yang lebih kuat yang bersaing dengan yang lainnya, sehingga orang yang menempatkan kepercayaan pada hal itu harus hidup dengan kekhawatiran seberapa lama keunggulannya bertahan. Sebaliknya, tidak ada kekuatan yang pernah dapat menggantikan Allah, sehingga orang yang percaya dalam nama-Nya memiliki kedamaian.

Dengan demikian, kekhawatiran atau kedamaian dalam hati kita adalah indikator yang baik di mana kita menempatkan kepercayaan kita dan bagaimana kita menentukan pilihan

(Dave Whitehead, Senior Pastor, the Daily Bible Verse)

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan

Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? - Mateus 6:25

Pangan dan sandang adalah bagian kekhawatiran terbesar dari keberadaan manusia sepanjang masa. Namun Allah mengingatkan kita, bahwa tidak peduli seberapa penting mungkin pangan dan sandang ini tampak bagi dunia sekitar kita, hidup benar-benar jauh lebih besar dari hal-hal ini dan Allah ingin kita percaya bahwa Dia akan mencukupi mereka ketika kita percaya kepada-Nya.

Doa

Ya Allah Bapa, tolonglah saya mengendalikan iri dan ketamakan dalam hatiku. Saya tahu keinginan saya untuk hal-hal yang membuat saya khawatir dan hanya memandang yang dekat dalam iman saya. Beri saya pandangan yang lebih luas akan Kerajaan-Mu sehingga saya dapat menggunakan berkat-Mu untuk membantu orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Roma 8:29-30

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. Roma 8:29-30

Kita tidak memilih Allah, Dia memilih kita. Ini adalah kebenaran yang membebaskan karena itu juga berarti bahwa Tuhan memiliki rencana bagi kita untuk diubahkan menjadi serupa dengan-Nya. Jadi pertumbuhan Kristen bukanlah latihan kemauan, tetapi ketaatan pada jalan yang telah ditetapkan Allah sebelumnya. Jalan ini dipenuhi dengan pemeliharaan dan kemurahan Allah dan itulah jalan menuju kemuliaan-Nya sementara kita tetap melangkah maju dengan iman.

(Dave Whitehead, Pendeta Senior, The Daily Bible Verse)