Keluaran 20:14

“Jangan berzinah!” 

 

Ini adalah salah satu dari 10 Perintah yang diajarkan Yesus. Kita tidak bisa menyebut diri menuruti perintah ini hanya karena tidak pernah melakukan perselingkuhan dengan pasangan orang lain. Yesus mengungkapkan bahwa kita sudah berzinah dalam hati jika kita “memandang perempuan serta menginginkannya” (Matius 5:28).

Allah menetapkan pernikahan sebagai refleksi dari kemuliaan-Nya. Ketika seorang pria dan seorang wanita menyerahkan diri dengan rendah hati di hadapan Allah dalam pernikahan, dunia mendapat suatu gambaran tentang bagaimana Allah sebenarnya.

Sekali lagi, jika kita hidup dalam ketaatan kepada perintah pertama menjadikan Allah saja sebagai Tuhan kita, maka kita ingin memiliki hati yang sama terhadap orang lain seperti yang ditunjukkan oleh Tuhan. Kita melanggar kedua perintah (yang pertama dan ketujuh) ketika kita memandang seseorang hanya sebagai obyek yang digunakan untuk kesenangan kita sendiri. Itu sama dengan menjadi seperti Tuhan dan tidak berhubungan dengan orang lain dalam cara yang Tuhan inginkan/kehendaki. Mengambil seseorang (pasanganorang lain) secara fisik, seksual atau dalam hati kita sebenarnya mencuri dari Allah.

Allah menetapkan pernikahan untuk pasangan suami-isteri sebagai pemberian dan untuk menyatakan kemuliaan-Nya melalui pernikahan tersebut. Menjadikan Allah yang pertama dalam hidup kita akan melindungi kita dari perzinahan.

(Caesar Kalinowski, The Daily Bible Verse)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s