Matius 7:3-5

ay_130807“Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

 
Prinsip: Allah meminta kita untuk menilai diri kita sebelum kita menilai orang lain.

Aplikasi: Sangat mudah untuk melihat kesalahan kecil dalam diri orang lain sementara kita melewatkan masalah besar dalam kehidupan kita sendiri. Sungguh ironis bahwa orang dengan masalah yang lebih besar memiliki nyali untuk mengkritik yang lain.

Otokritik membuat kita melihat kedalam diri kita sebelum mengktitik orang lain. Ketika kita mengenali dosa di dalam diri kita, kritik kita tentang dosa orang lain dengan cepat meluruh.
Daud berdoa supaya Allah akan memberinya “hati yang bersih.” Dia menulis Mazmur 51 setelah kejatuhannya kedalam dosa terhadap Batsyeba dan pembunuhan terhadap suaminya.

“Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!” Mazmur 51:12
Setelah doa ini, maka David bisa “mengajar orang-orang yang melakukan pelanggaran.”
“Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.”Mazmur 51:15
(Dr. Grant C. Richison, Verse-by-Verse Commentary)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s