Matius 5:13

ayat_130925_mat 5 13“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.”

 

 

 

Prinsip: Orang Kristen memiliki kewajiban untuk dunia.

Aplikasi: Tidak ada orang percaya yang dapat hidup dalam pemisahan dari dunia. Kita bukan dari dunia, tetapi kita berada di dalamnya.

Tujuan seorang Kristen menjadi garam adalah untuk membuat pengaruh (efek) pada orang lain. Banyak warga gereja dan gereja telah kehilangan daya tarik bagi mereka yang non-Kristen. Gereja telah kehilangan “rasa” bagi dunia non-Kristen, untuk mana Allah merancang mereka menjadi garam – untuk menyentuh masyarakat.

Orang Kristen tidak bisa hidup dalam isolasi, masuk dalam kepompongnya terpisah dari masyarakat. Allah merancang orang Kristen untuk menjangkau dan menyentuh mereka disekitarnya.

Disini Yesus memberikan metafora atau perumpamaan garam (pada ayat berikutnya, terang) yang menggambarkan orang-orang yang melambangkan kerajaan Allah. Yesus disini menekankan panggilan dan posisi para murid-Nya di dunia. Garam yang kehilangan kemanfaatannya menjadi tidak berguna, karena tidak dapat mengawetkan atau memberi rasa. Ia tidak tidak layak untuk agensia perubahan. (Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s