1 Yohanes 1:3

ayat_130927_1 yoh 1 3“Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.”

Prinsip : Persekutuan horizontal tergantung pada persekutuan vertikal.

Aplikasi : Kita harus waspada terhadap rusaknya hubungan kita dengan sesama orang Kristen. Kecemburuan, saling curiga, menghakimi, ketidaksetiaan dan keegoisan merusak persekutuan diantara orang Kristen .

Persekutuan horizontal dan persekutuan vertikal keduanya penting dalam kehidupan Kristen. Persekutuan horizontal adalah persekutuan antara orang Kristen. Persekutuan orang-orang percaya adalah di dalam penyataan/wahyu Allah, yaitu Firman Allah.

Ibrani 10:25 “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”
Persekutuan dengan Tuhan mendorong kita untuk bersekutu dengan orang lain yang seiman. Kita tidak bersekutu dengan kegelapan .

Epesus 5:11 “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

Persekutuan yang sejati berarti kesehatian dalam hidup bersama, ada komunikasi, semua mengambil bagian dalam hidup bersama dan berbagi.

Gereja mula-mula berpegang pada empat penting unsur persekutuan yang tak terpisahkan:

Kisah Rasul 2:42 “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.”

Pertama , gereja mula-mula bersekutu dalam “Pengajaran Rasul-rasul.” Ini adalah penyataan, Firman Allah. Itulah adalah dasar dari persekutuan .

Kedua, unsur kedua persekutuan diantara orang Kristen adalah “persekutuan” itu sendiri . Kekristenan adalah kehidupan Kristen bersama-sama. Mereka berbagi sesuatu yang tidak dipunyai oleh mereka yang tidak mengenal Kristus.

Adalah sangat penting untuk menumbuhkan persekutuan Kristen. Kita harus mengusahakan hal itu. Ada orang yang menamakan diri Kristen tetapi kurang peduli apakah mereka beribadah dan bersekutu ke gereja atau tidak. Ini melanggar prinsip persekutuan Kristen. Alasan mengapa banyak diantara kita tidak mempunyai teman Kristen sejati adalah karena kita tidak berupaya untuk itu.

Amsal 18:24 “Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Unsur ketiga dari persekutuan gereja mula-mula adalah “memecahkan roti ” – duduk di meja perjamuan bersama-sama. Orang-orang yang peduli dengan persekutuan pasti menyambut persekutuan di Perjamuan Tuhan bersama-sama .

Dasar keempat, dari persekutuan adalah “doa.” Mereka berdoa bersama-sama. “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Ada sesuatu tentang berdoa bersama yang menyatukan orang percaya bersama-sama yang tidak dapat ditemukan pada hal apapun diluar doa.

Kehidupan iman dalam persekutuan dengan rekan-rekan seiman jauh melampaui makna hubungan sosial, persahabatan atau pertemanan. Ini adalah persekutuan dalam kebenaran Injil dan persekutuan “dengan Anak-Nya Yesus Kristus”. Ketika kita berbagi kehidupan yang ada dalam Yesus kita bersekutu dengan satu sama lain.
(Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s