Roma 8:5

ayat_131005_rom 8_5“Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.”

Prinsip: Keputusan kita tentang bagaimana kita hidup bertumpu pada bagaimana kita mengorientasikan/mengarahkannya kepada “hidup menurut Roh.”

Aplikasi: Kemauan atau keinginan hati yang negatif mendahului hati yang menjauh dari Allah. Gagasan menetapkan pikiran kita tertuju kepada Tuhan melibatkan lebih dari mewujudkan perilaku saleh. Hal ini melibatkan perubahan sikap dan orientasi terhadap hal-hal dari Allah. Manusia harus kudus karena dosa adalah maut – terpisah dari Allah. Spiritualitas, yaitu “hidup menurut Roh” dan “memikirkan hal-hal yang dari Roh” diperlukan oleh nature/hakekat kita yang berdosa.

Mereka yang hidup menurut daging menetapkan pikiran mereka pada kapasitas dosa dan apa yang diperolehnya dari padanya. Hal inilah yang menjadi perhatian mereka yang terdalam. Pikiran orang-orang tanpa Allah dinodai dan dilemahkan oleh dosa sehingga mereka tidak dapat menerima hal-hal yang dari Roh. Hati mereka dipenuhi dusta dan tipu.

1 Korintus 2: 14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

(Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s