Kolose 2:8: “Jangan Ada Yang Menawan Kamu …..”

ayat_131028_kol 2 8“Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.”

Prinsip: Iblis dapat menawan orang-orang Kristen melalui hal-hal sehari-hari dan biasa – melalui “filsafat yang kosong dan …roh-roh dunia”

Aplikasi: Strategi Setan menghalangi atau melemahkan kita adalah membuat kita berpikir kita tidak akan berhasil untuk Tuhan. Satu-satunya cara untuk menjaga agar tidak ditawan oleh Iblis adalah dengan menggunakan sistem perang Allah. Jika kita hidup dengan menggunakan janji-janji Allah kita akan mempunyai pagar pertahanan sepanjang perjalanan hidup kita.

Banyak orang Kristen mencoba untuk mempertahankan kehidupan Kristen terhadap Iblis menurut cara-cara yang mereka pikirkan. Jika mereka rajin pergi ke gereja atau setia mengikuti kelompok persekutuan, mereka merasa ini akan melindungi mereka dari Iblis yang akan menawan mereka.

Itu adalah khayalan atau ilusi semata. Tidak ada kehidupan keberagamaan lahiriah atau cara-cara hasil pemikiran kita yang akan melindungi kita dari hal-hal yang jahat dari si Iblis. Tidak ada cara untuk melindungi diri dari godaan/pencobaan dengan cara atau kekuatan kita. Orang-orang muda, laki-laki atau perempuan, harus menaruh “bagaimana pandangan Allah tentang hal ini dan apa yang menjadi kehendak Allah dalam hal ini” dalam jiwa mereka dan kemauan untuk menerapkan hal tersebut kehidupan mereka sebagai orang muda. Artinya, pertahanan mereka adalah dari Firman Allah yang diberi menguasai hidup mereka.

Allah menopang kehidupan Kristen dari dalam melalui Firman. Paulus saat itu di Roma. Dia tidak berada ditengah-tengah orang-orang Kolose sehingga mereka boleh merasa kuat oleh Paulus yang mendapingi mereka. Paulus justru memotong tali ketergantungan mereka pada pribadinya. Dia tidak di Kolose secara pribadi. Apa yang orang-orang di Jemaat Kolose perlukan adalah menerapkan janji Allah bagi diri mereka sendiri.

Lingkaran pertama pertahanan terhadap setiap serangan Iblis atas kehidupan Kristen adalah persekutuan dengan Allah melalui Firman Tuhan. Jika kita tidak menggunakan “pedang Roh” (Firman Tuhan) kita akan kalah dalam perang rohani melawan Iblis.

Apakah Anda secara rohani mempunyai pertahanan diri? Kita tidak bisa bertahan secara rohani dengan sekedar kehidupan keagamaan lahiriah, atau dengan cara-cara menurut hasil pemikiran kita atau dari sekitar kita. Yang kita perlukan dalam mengadapi setiap pencobaan dari Iblis adalah membiarkan kuasa Firman Tuhan bekerja menguasai dalam diri kita.
(Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s