Matius 18:21-22: Pengampunan Tidak Mengenal Batas

ayat_131111_mat 18_21 22

“Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”
Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” 

Prinsip: Pengampunan tidak mengenal batas dalam kasih karunia yang mendamaikan.

Aplikasi: Orang Kristen tidak dapat bersikap tidak mengampuni tanpa merugikan kehidupan rohani kita sendiri. Orang-orang percaya harus tahu tidak ada batas dalam mereka mengampuni. Dendam bukanlah bagian dari cara hidup orang Kristen.

Mengingat-ingat atau memelihara kesalahan yang dilakukan orang lain kepada kita menyimpangkan orientasi kita untuk tetap tertuju pada Tuhan.

1 Kor 13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

Pengampunan adalah kesediaan tidak untuk menghukum mereka yang bersalah kepada kita. Mereka layak mendapatkan hukuman tapi bukan hak kita untuk melakukan hukuman. Yesus telah memikul seluruh hukuman dosa kita di kayu salib. Dan dalam Salib Yesuslah kita mengetahui dan mengalami apa artinya diampuni. Sebagai orang Kristen kita masih membutuhkan pengampunan-Nya dan oleh karenanya kita juga dituntut mengampuni.

(Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s