1 Petrus 1:23: Kelahiran Baru

ayat_131113_1 pet 1 23

“Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.”

Prinsip : Kelahiran baru adalah tindakan Allah dengan mana Ia memberikan hidup yang kekal .

Aplikasi: Kecuali kita sampai pada menyadari bahwa kita telah gagal, tidak layak, tidak dapat dibenarkan, tidak percaya, kita tidak akan pernah mengakui kebutuhan kita untuk kelahiran baru. Jika Anda membiarkan rekaman hidup Anda bicara maka Anda akan segera mengetahui bahwa Anda tidak memenuhi syarat dihadapan kesucian Allah. Kita tidak bisa menghitung dosa-dosa kita yang begitu banyak.

Allah menyatakan dengan tegas bahwa “semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” ( Roma 3:23). Itulah sebabnya “maut” menjadi bagian dari semua orang ( Roma 5:12 ). Tidak ada obat bagi maut ini kecuali kelahiran baru. Jika tidak, Anda akan membawa dosa-dosa Anda dalam kekekalan dan kemudian Allah akan mendiskualifikasi kita dari hidup dalam kekekalan dengan Allah.

Seseorang mungkin berkata, “Saya bersedia untuk meninggalkan perilaku saya.” Semua ini adalah sia-sia kecuali Anda dilahirkan kembali. Keberagamaan secara lahiriah tidak mengubah kehidupan. Kita tidak bisa hidup dengan kehidupan Kristen tanpa hati Kristen yang bersumber pada Kristus.

Upaya perobahan lahiriah tidak dapat mengubah hati yang rusak (corruptible) – melabur putih kubur tidak akan menghilangkan kebusukan yang didalamnya. Yesus berkata, “Celakalah kamu, …. hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.”

Seseorang mungkin berupaya membuang kejahatan dan menaklukkan kebiasaan jahat tetapi tidak ada yang bisa membuat dirinya lahir baru ke dalam keluarga Allah. Hanya Allah yang memberi hidup melalui Firman Tuhan.

Jika air dalam sumur kotor, kita tidak mengecat pompa. Kita memurnikan airnya. Pembaruan moral tidak akan membersihkan dosa-dosa kita yang telah kita lakukan. Kita membutuhkan kelahiran baru untuk membersihkan jiwa kita.
(Dr. Grant C. Richison, versebyversecommentary.com)
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s