Matius 6:8-13: Bapa Surgawi Kita

ayat_131122_Mat 6_8_13

” …karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga …..”

 

Ketika Kristus mengajar para murid-Nya untuk berdoa, Dia mengatakan kepada mereka untuk memanggil Allah sebagai “Bapa kami”. Mereka sebelumnya mendengar Yesus berkata, “Bapa-Ku , ” tapi sekarang mereka diajarkan tentang hubungan keluarga istimewa tersebut – memanggil Allah sebagai Bapa kita.

Semua dari kita yang telah dilahirkan kembali ke dalam keluarga Allah memiliki hak yang sama ini.

Karena konsep kita tentang Allah dibentuk oleh ayah lahiriah, kita semua memiliki persepsi yang berbeda – atau bisa salah – tentang Dia. Tetapi Yesus adalah satu-satunya pribadi yang memiliki pemahaman yang benar-benar akurat tentang Bapa surgawi.

Renungkanlah beberapa cara Allah memperdulikan anak-anak -Nya :
• Mengasihi: kasih Allah tidak bersyarat, karena didasarkan pada sifat-Nya dan bukannya pada perbuatan atau amal kita (1 Yohanes 4:16 ).
• Mendengarkan: Ketika kita berdoa, Dia memberi kita perhatian penuh (Mazmur 55:16-17 ).
• Mencukupkan: Allah Bapa kita bertanggung jawab untuk memenuhi semua kebutuhan kita (Filipi 4:19).
• Menuntun: Allah lah yang mengarahkan jalan kita ketika kita mempercatakan langkah kita kepada-Nya ( Amsal 3:5-6 ) .
• Melindungi : Allah melindungi kita secara spiritual, emosional , dan fisik, campur tangan dalam setiap pengalaman kita melalui tangan-Nya yang berdaulat. (Mazmur 121:1-8) .
• Maha hadir: Allah bukanlah seperti orang tua kita yang sewaktu-waktu jauh dari kita, karena Dia adalah maha hadir yang tidak akan pernah meninggalkan atau mengabaikan kita ( Ulangan 31:8).
• Disiplin: Allah mendisiplin kita untuk kebaikan kita, sehingga kita mengambil bagian dalam kekudusan-Nya (Ibrani 12:5-11).

Meskipun pengalaman dengan ayah duniawi kita mungkin telah mendistorsi pandangan kita tentang Bapa surgawi, kita dapat belajar untuk melihat-Nya sebagaimana Dia sesungguhnya.

Dengan melihat-Nya melalui kebenaran Alkitab dan bukannya dengan prasangka kita, kita akan melihat bukti pemeliharaan-Nya yang penuh kasih dan menemukan jaminan yang ada didalam Dia yang belum pernah kita ketahui sebelumnya.
(Dr. Charles Stanley, http://www.intouch.org.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s