Epesus 2: 1-10, “telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus”

ayat_131201_alive in christ ep 2

“4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, …..5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, ….6 dan … dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, 7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.”

Siapa pun yang menganggap dirinya sebagai orang yang cukup baik harus melihat penilaian Allah atas kemanusiaan. Dia mengatakan bahwa kita semua mati secara rohani dan diperintah oleh Iblis, sistem dunianya, dan sifat dosa kita sendiri, atau daging. Di mata Tuhan, kita adalah “orang-orang yang harus dimurkai”, yang hanya layak menerima hukuman.

Di sisi lain, Allah begitu murni dan suci bahwa Dia benar-benar tidak dapat bersatu dengan dosa dan mata-Nya “terlalu suci untuk melihat kejahatan dan tidak dapat memandang kelaliman” (Habakuk 1:13 ) .

Segala sesuatu yang Dia lakukan adalah benar dan kebaikan; dan bila dibandingkan, perbuatan benar dan kesalehan manusia hanya “seperti kain kotor” (Yesaya 64:6). Namun meskipun kita tidak mempunyai nilai apa-apa untuk dipersembahkan kepada-Nya, Tuhan ingin kita menjadi milik-Nya sendiri dan Ia sendiri telah melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk menarik kita dekat kepada-Nya.

Bagi kita yang telah menaruh iman percaya kita pada Yesus Kristus telah dihidupkan secara rohani, dan semua dosa kita telah diampuni. Ada kontras yang mencolok antara apa dan siapa kita sekarang setelah berada di dalam Tuhan. Tetapi perubahan ini tidak ada hubungannya dengan perbuatan kita seberapa baiknya pun kita sudah sebelumnya. Bahkan iman dengan mana kita merespon Juruselamat kita datang dari Allah.

Kita tidak pernah bisa membuat diri kita benar, itu semua pemberian dari Tuhan. Dan sekali Dia menyatakan bahwa kita dibenarkan, kita tidak akan pernah dinyatakan bersalah lagi.

Allah telah mengatakan bahwa di masa yang akan datang, “Ia ingin menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.” Dalam kekekalan, kita akan dihujani dengan demonstrasi kasih-Nya yang mengagumkan.

Dan sehebat apapun berkat-berkat kita sekarang, itu semua tidak ada artinya dibandingkan dengan apa yang menanti kita di surga.
(Dr Charles Stanley , http://www.intouch.org)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s