1 Yohanes 1:1-4, Sukacita Yang Menular

ayat_131216_1yoh1_1_4

“2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,….4 Kamu berasal dari Allah,….. Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” 

 

Yesus memanggil kita untuk menjadi saksi-Nya. Ketika beberapa orang Kristen mendengar kata-kata ini, mereka khawatir bahwa mereka membutuhkan keterampilan yang luar biasa atau karisma dalam rangka untuk berbagi kabar baik dengan orang lain. Namun untuk beraksik tidak hanya berbicara tentang “jalan keselamatan” kepada seseorang.

Secara harfiah kata “saksi” itu berarti melihat, mendengar, atau mengetahui sendiri secara pribadi; bersaksi, berarti menyaksikan, memberikan kesaksian, menunjukkan bukti. Ketika Yohanes menulis bahwa ia berbagi dengan apa yang telah ia alami sendiri, ia berkata, “Saya penuh dengan sukacita karena pengalaman mengenal Yesus, dan saya ingin mengundang Anda untuk berbagi sukacita itu!”

Ketika Anda sedang jatuh cinta dengan seseorang, Anda sangat antusias tentang hubungan dan waktu yang dihabiskan bersama-sama. Demikian juga, ketika Anda sedang jatuh cinta dengan Yesus,

Anda tidak bisa membendung sukacita yang berasal dari pengenalan akan Dia – hal mana mengalir begitu saja menyaksikannya pada orang lain, dan menguatkan orang percaya lainnya. Bahkan, ketika Anda memberikan kesaksian tentang siapa Allah itu dan bagaimana Dia bekerja dalam hidup Anda, tidak ada bedanya apakah Anda berbicara dengan pelan atau dengan berapi-api: dalam roh orang-orang Krissten yang mendengarkan, akan menangkap adanya sukacita sejati yang mendalam dalam hati Anda yang melampaui kebahagiaan alami. Dan orang-orang yang belum mengenal Tuhan akan menemukan diri mereka mendambakan sukacita dari Tuhan yang ada dalam diri Anda. Dengan cara itu, mereka akan ditarik pada Tuhan oleh Roh-Nya.

Bersaksi bukan masalah kefasihan atau bakat. Ini adalah limpahan dari hubungan pribadi dengan Yesus Kristus yang mereflesikan hidup-Nya dalam diri Anda.

Ketika Anda membiarkan Roh Kudus untuk semakin mengekspresikan kehidupan dan kuasa-Nya melalui Anda, sukacita akan menularkan “buah” dari kehadiran Nya dalam hidup Anda.

(Dr. Charles Stanley, http://www.intouch.org;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s