Yohanes 1:1-5,10-12,14 Firman Menjadi Daging

ayat_131223_yoh 1 1_14

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. …4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” – Yohanes 1: 1,4,14

 

Pada Natal kita merayakan kelahiran Yesus. Ketika ia datang ke dunia sebagai bayi, dia dikirim dari surga ke bumi untuk menjadi pernyataan/ekspresi hidup dari Allah Bapa. Ini adalah hadiah yang dibawa-Nya bagi kita. Dia sendiri berbicara kepada kita tentang segala sesuatu yang pernah ingin Tuhan katakan kepada kita tentang diri-Nya sendiri. Sungguh hadiah yang mengagumkan!

Suatu hari kami sedang mendiskusikan bagian ini dalam Yohanes 1 pada kelompok PA kami. Ketika kami membahas besarnya pemberian ini, kami dikejutkan oleh ungkapan, “ekspresi/pernyataan hidup. Salah satu anggota kelompok, G. Anthony Buchsbaum, dengan rasa kagum mengatakan, “Pernyataan hidup … karena ia itu berbicara tentang tidak kurang dari Kristus sendiri melawat dan menemui kita dalam situasi/keberadaan kita sekarang. Ia adalah Firman Allah sendiri kepada kita.”

“Melalui Kristus, Allah terus mengkomunikasikan Dirinya kepada kita melalui pengungkapan pribadi Anak-Nya . Dalam pribadi Kristus, segala hikmat dan pengetahuan (tentang Allah) dapat ditemukan. Namun Bapa harus mengungkapkan Anak itu kepada kita sehingga Anak melalui Roh Kudus pada gilirannya mengungkapkan Bapa kepada kita.”

Buchsbaum melanjutkan, ” Pengetahuan kita di alam ini selalu dua dimensi. Namun pengetahuan tentang Allah disampaikan kepada kita melalui “pernyataan hidup”-Nya mengambil bentuk tiga dimensi, karena hal menyangkut seanterio pribadi seseorang. Hal ini Ini tidak hanya memberitahu kita, ia itu mengubah kita.”

Apakah Anda pernah berhenti untuk memikirkan gagasan atau konsep ini? Allah ingin berkomunikasi dengan Anda begitu intim, sehingga Dia mengirim Yesus untuk menyampaikan ungkapan hatinya yang sesungguhnya.

Ketika Anda tinggal dalam Yesus Kristus dan Firman-Nya, sadarilah bahwa Tuhan masih membicarakan “pernyataan hidup” untuk mentransfformasi Anda, bukan hanya musim Natal ini, tapi setiap hari!
(Mary Fairchild, http://goo.gl/72Aan0)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s