Roma : 31-34, Allah ada di pihak kita

ayat_140102_quote-Jim-Elliot-god-always-gives-his-best-to-those-451

“Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? – Roma 8:31

 

Sepanjang hidup, akan ada saat-saat ketika dosa-dosa dan kegagalan kita membawa kita untuk menyimpulkan bahwa Allah kecewa atau marah kepada kita. “Bagaimana Dia bisa masih mencintaiku setelah apa yang telah kulakukan? Jika aku benar-benar diampuni, mengapa saya masih merasa bersalah?” Pada saat seperti itu, kita harus menujukan mata kita pada kebenaran Alkitab dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Paulus dalam Roma 8:

Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita (ay 31)? Bapa surgawi kita membuktikan kesetiaan-Nya kepada kita ketika Dia menyerahkan Anak-Nya sendiri kepada maut demi menyelamatkan kita. Tanpa penebusan kematian Kristus demi kita, kita akan menghadapi pemisahan kekal dari Allah.

Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? (ayat 33)? Tidak ada tuduhan terhadap kita bisa bertahan, karena pada saat keselamatan, Tuhan membenarkan kita. Ini berarti kita secara legal kita dinyatakan benar, sementara kita masih dalam kondisi berdosa. Tidak ada yang bisa membalikkan transaksi ini dan membuat kita bersalah lagi. Meragukan keberadaan kita yang tidak bercela di dalam Kristus sama dengan menyatakan bahwa penebusan-Nya tidak cukup untuk menutupi dosa kita.

Siapakah yang akan menghukum kita (ay 34)? Meskipun Iblis mencemooh dan membangkit-bangkitkan tuduhan bahwa sebagai orang berdosa, kematian dan kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa kita dibenarkan dihadapan Allah. Kristus mengambil hukuman kita dan memberi kita kebenaran-Nya sebagai gantinya. Sekarang Dia duduk di sebelah kanan Bapa, menjadi Pembela bagi kita.

Ketika keraguan tentang kasih dan kesetiaan Tuhan muncul, pusatkanlah padangan Anda pada kebenaran diatas. Jika kita menilai Kesetiaannya kepada kita menurut situasi atau perasaan kita, kita tidak akan pernah mendapatkan pandangan yang benar tentang Allah.

Jaminan sejati tidak terletak pada perbuatan baik kita, tetapi pada hubungan kita dengan Kristus, dan tidak ada yang dapat mengambilnya dari kita.
(Dr. Charles Stanley, http://www.intouch.org).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s