Wahyu 5:9-10 – Keimaman Orang Percaya

ayat_140127

“Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.” – Wahyu 5:9-10

Menurut Alkitab, kewarganegaraan orang percaya adalah di surga (Filipi 3:20). Dengan kata lain, kita tidak akan menjadi warga negara kerajaan yang kekal, kita sudah menjadi warga negara kerajaan surga.

Terlebih lagi, setiap orang yang mengaku Yesus Kristus sebagai Tuhan adalah bagian dari imamat Allah. Dalam budaya Israel kuno, imam adalah hamba istimewa Tuhan Yang Maha Kuasa. Mereka melaksanakan semua tugas-tugas yang berkaitan dengan menjaga kukum dan memelihara keberadaan spiritual umat. Mereka merawat Bait Allah, mempersembahkan kurban, dan jadi perantara, menyampaikan syafaat, atas nama umat-Nya.

Ketika Yohanes mengatakan dalam Wahyu 1 bahwa Anda dan saya adalah imam, ia menempatkan kita di antara jajaran orang-orang ditetapkan sebagai hamba Allah. Ini adalah berkat dan panggilan untuk menyembah Allah, untuk menyembah dan memuliakan Dia, dan untuk memastikan bahwa semua kemuliaan diberikan kepada nama-Nya. Tugas kita juga meliputi bersyafaat bagi nama orang lain.

Satu tugas imam kita tidak harus lakukan adalah melakukan pengorbanan. Allah sendiri mempersembahkan kurban akhir pada kayu salib di Kalvari, ketika Anak-Nya mati menggantikan kita. Bagian kita adalah untuk menjadi saksi “betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,” (Epesus 3:18) bagi semua orang. Setelah Anda memahami fakta bahwa Allah melihat pada anak-anak-Nya — setiap orang yang adalah hamba dosa sebelumnya — dengan pengabdian tanpa syarat, Anda tidak bisa diam tentang keajaiban kasih Allah itu.

Orang-orang percaya adalah istimewa di mata Allah dan Raja mereka. Kita adalah orang-orang suci karena telah disucikan melalui pengorbanan Kristus.

Apa yang Anda lakukan dengan hidup Anda? Sebagai orang percaya, “tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” (1 Korintus 6:19 ).

Anda adalah seorang imam dan seorang hamba istimewa dari Allah Yang Mahatinggi.
(Dr. Charles Stanley, In Touch Ministries).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s