Kedaulatan Allah

 

mu140129_kedaulatan tuhan

“Menurut hukum-hukum-Mu semuanya itu ada sekarang, sebab segala sesuatu melayani Engkau.” (Mazmur 119:91)

Injil Lukas bercerita tentang sepuluh orang kusta yang membutuhkan sentuhan dari Yesus. Kusta tidak dapat disembuhkan. Mereka meminta Yesus untuk menyembuhkan, dan Dia meluluskan permintaan mereka. Tapi dari sepuluh orang, hanya satu yang kembali untuk berterimakasih kepada-Ny. Kita membaca bahwa “Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya.” (Lukas 17: 15-16).

Sebelumnya ia telah berdoa dengan suara keras untuk penyembuhan, dan kemudian dia memuji Tuhan dengan suara keras. Kita lihat fakta bahwa bahasa aslinya menggunakan dua kata yang dari mana didapat kata megafon. Orang itu dengan suara nyaring berterima kasih kepada Yesus untuk apa yang telah Dia lakukan untuknya.

Sebagai orang Kristen, kita harus bersyukur kepada Tuhan karena kita menyadari bahwa Dia mengendalikan segala situasi sekitar kehidupan kita. Seperti Amsal 16:9 mengingatkan kita, “Manusia dapat membuat rencana, tetapi Allah yang menentukan jalan hidupnya. (BIS).

Allah berdaulat, yang berarti bahwa Allah mampu melakukan apa yang Dia kehendaki kepada siapa yang Dia pilih dan kapan Dia inginkan . Nabi Yeremia berkata, “Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya.” ( Yeremia 10:23). Dan kita membaca dalam Amsal 20:24, “Langkah orang ditentukan oleh TUHAN, tetapi bagaimanakah manusia dapat mengerti jalan hidupnya? ” Itu adalah kedaulatan Tuhan .

Tapi bagaimana bila hal buruk terjadi? Apakah Tuhan masih memegang kendali ? Ya. Dan Alkitab mengatakan kepada kita bahwa meskipun hal-hal buruk yang terjadi, yang banyak kali tidak bisa dijelaskan, “bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,” (Roma 8:28). Seperti pemazmur menulis, “sebab segala sesuatu melayani Engkau.”, artinya semuanya untuk melaksanakan rencana-Nya.

(Pdt Pastor Greg Laurie, Harvest Ministries)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s