Roma 14: 7-12 – Tuhan yang Hidup dan yang Mati

mu140131_lewis

“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup. – Roma 14: 8-9

Dalam Perjanjian Baru, Tuhan (Ing., Lord) julukan yang paling sering digunakan untuk Yesus Kristus. Meskipun kita jarang menggunakan istilah ini dalam kehidupan kita sehari-hari, kita semua cukup akrab dengan kata lain: bos. Itulah pada dasarnya apa artinya Tuhan – seseorang yang memiliki otoritas, kekuasaan, dan kontrol/kendali.

Firman Tuhan menggambarkan Yesus sebagai kepala gereja, penguasa atas semua ciptaan, dan Tuhan segala tuhan dan Raja di atas segala raja (Kol 1:15-18; Wahyu 3:14, 17:14).

Alam pemerintahan Kristus mencakup segala sesuatu yang terjadi di langit dan di bumi. Tak seorang pun – bahkan mereka yang menolak keberadaan-Nya – bisa bebas dari pemerintahan-Nya atau di luar lingkup otoritas-Nya. Meskipun Setan mencoba untuk meyakinkan kita bahwa kiat mempunyai kebebasan dalam melakukan apa yang kita inginkan, kebebasan sejati diperoleh hanya melalui penyerahan kepada ketuhanan Kasih Kristus.

Bahkan kematian tidak bisa melepaskan orang dari otoritas Anak Allah. Dia adalah Tuhan dari yang hidup dan yang mati.

Semua orang harus memutuskan apakah menyerah atau memberontak terhadap-Nya, tetapi mereka memiliki kesempatan untuk membuat pilihan ini, hanya sementara mereka masih hidup. Setelah kematian, mereka akan mengakui ketuhanan Kristus melalui pertanggungjawaban kepada-Nya. Jika kita belum menundukkan diri berlutut kepada Yesus dalam hidup, kita akan dipaksa untuk berlutut pada hari penghakiman.

Apakah Anda telah berserah kepada kekuasaan Kristus atas hidup Anda? Otoritas-Nya menyebabkan kemarahan atau takut pada orang yang belum menyerah kepada-Nya, tetapi mereka yang telah mengalami kasih setia-Nya, mempercayai kebaikan-Nya, dan menyerah kepada otoritas-Nya mendapat penghiburan dan damai sejahtera dalam mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan atas hidup mereka .
(Dr. Charles Stanley, In Touch Ministries)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s